Bikin Pusing! Ini 6 Bahasa Paling Sulit Dipelajari di Dunia
BELAJAR bahasa asing memang menyenangkan, apalagi kalau kamu suka tantangan dan ingin memperluas wawasan budaya.
Tapi nggak semua bahasa bisa dipelajari semudah mengucapkan “hello” atau “arigato”.
Beberapa bahasa di dunia punya tingkat kesulitan yang bikin banyak orang garuk-garuk kepala baik dari sisi pelafalan, tata bahasa, hingga aksara yang digunakan.
Meskipun sulit, bukan berarti mustahil untuk dipelajari. Tapi buat kamu yang penasaran bahasa apa saja yang sering disebut sebagai “yang paling menantang,”
Berikut Ini 6 Bahasa di Dunia yang Terkenal Susah Dipelajari yang di Lansir dari Berbagai Sumber.
1. Mandarin (Tionghoa)
Bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia ini dikenal punya sistem penulisan paling rumit.
Karakternya tidak menggunakan alfabet seperti A-Z, tapi ribuan hanzi yang harus dihafal.
Selain itu, Mandarin adalah bahasa tonal, yakni satu kata bisa punya arti berbeda tergantung intonasi suara. Misalnya, kata “ma” bisa berarti ibu, kuda, memarahi, atau pertanyaan tergantung nada yang digunakan.
2. Arab
Bahasa Arab punya huruf sendiri dan ditulis dari kanan ke kiri.
Struktur tata bahasanya juga kompleks, dengan kata kerja yang berubah-ubah tergantung pada jenis kelamin, jumlah orang, dan waktu.
Belum lagi, bunyi-bunyian di bahasa Arab kadang tidak ditemukan dalam bahasa lain, sehingga cukup sulit untuk dilafalkan dengan benar oleh orang asing.
3. Jepang
Bahasa Jepang memiliki tiga sistem penulisan sekaligus: Hiragana, Katakana, dan Kanji.
Kalau itu belum cukup bikin pusing, masih ada level keformalan bahasa yang berubah tergantung siapa lawan bicaranya.
Misalnya, kamu harus pakai struktur kalimat dan kosa kata yang berbeda saat berbicara dengan teman sebaya dibanding dengan atasan.
Nggak heran kalau banyak pelajar yang butuh waktu bertahun-tahun buat benar-benar fasih.
4. Korea
Bahasa Korea memang punya sistem huruf yang cukup logis, yaitu Hangul.
Tapi tantangannya ada di tata bahasa dan struktur kalimat yang berbeda jauh dari bahasa Latin atau Indonesia. Kata kerja diletakkan di akhir kalimat, dan ada banyak partikel kecil yang mengubah makna.
Seperti bahasa Jepang, Korea juga sangat mempertimbangkan tingkat kesopanan dalam percakapan sehari-hari.
5. Hungaria
Bahasa ini sering disebut sebagai salah satu bahasa Eropa tersulit karena tata bahasanya sangat kompleks.
Hungaria memiliki 18 kasus tata bahasa, jauh lebih banyak dibanding bahasa lain seperti Inggris yang hanya memiliki 3 kasus dasar.
Kata-katanya juga panjang dan sulit ditebak artinya jika kamu belum paham dasar-dasarnya.
6. Islandia (Icelandic)
Bahasa Islandia nyaris tidak berubah sejak zaman Viking, dan itu artinya banyak kosakata dan struktur kalimatnya terdengar kuno dan asing bagi penutur modern.
Selain pengucapannya yang sulit, kata kerja dan kata benda dalam bahasa ini bisa berubah bentuk tergantung konteks kalimat, dan banyak aturan gramatikal yang rumit.
Memang tidak ada bahasa yang benar-benar “mudah” dipelajari, karena semuanya butuh waktu dan latihan. Tapi keenam bahasa di atas sering masuk daftar paling sulit karena kompleksitas struktur, tulisan, atau pengucapannya. ***
