Bupati Cirebon : Tertibkan Jaringan Kabel Udara Semrawut di Tiga Kawasan Stategis
“Tujuan dari kegiatan ini adalah menjamin keselamatan masyarakat serta meningkatkan keindahan kota. Kabel yang tidak tertata tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga dapat membahayakan warga,” ujar Bupati Imron. Seni, (30/6).

Dalam tahap awal, tiga lokasi strategis yang menjadi fokus penataan meliputi:
- Jalan Tuparev sepanjang 1,85 km
- Wilayah Sumber sepanjang 5,7 km
- Kawasan Trusmi sepanjang 1,8 km
Ketiga kawasan tersebut dipilih karena intensitas aktivitas masyarakat yang tinggi dan banyaknya instalasi kabel yang membutuhkan penataan segera.
“Penataan kabel ini adalah langkah awal. Ke depannya, kami akan melanjutkan program ini ke seluruh wilayah Kabupaten Cirebon,” tegas Imron.
Pemkab Cirebon juga menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) dan para pemangku kepentingan lainnya dalam pelaksanaan kegiatan ini. Imron menyampaikan apresiasi atas dukungan kolaboratif tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dari APJATEL serta seluruh stakeholder yang terlibat. Sinergi ini penting agar penataan berjalan lancar dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain penataan kabel udara, Pemkab Cirebon tengah menyusun regulasi untuk sistem pemasangan kabel bawah tanah (ducting) sebagai solusi jangka panjang.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, menyatakan bahwa regulasi tersebut disiapkan untuk memastikan layanan telekomunikasi tetap optimal tanpa mengganggu ketertiban umum dan estetika kota.
“Kami libatkan berbagai instansi teknis dan penyedia layanan agar implementasi ducting berjalan efektif,” jelas Bambang.
Dukungan penuh juga datang dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Imam Ustadi.
“Regulasi ducting sangat penting untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Hilman.
“Kami juga mengimbau seluruh penyedia layanan untuk aktif menjaga estetika dan keamanan ruang publik,” tambah Imam.
Sementara itu, Perwakilan APJATEL Jawa Barat, Yudiana Arifin, menegaskan bahwa program perapihan kabel akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.
“Penataan kabel adalah tanggung jawab bersama. APJATEL memiliki dua program utama: relokasi kabel dan tiang bersama. Perapihan ini adalah langkah awal menuju program tersebut,” jelas Yudiana. *(Afif/divi)
