Cirebon Siaga Arus Mudik Lebaran 2026, Dishub Siapkan 10 Pos Pengamanan di Jalur Strategis

CIREBON – Kabupaten Cirebon dipastikan kembali menjadi salah satu titik perlintasan utama arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026. Wilayah ini dilintasi sejumlah jalur vital transportasi nasional, mulai dari Tol Trans Jawa, jalur kereta api Jakarta–Surabaya, hingga jalur Pantura yang menjadi akses utama kendaraan dari dan menuju Jawa Tengah.

Kondisi tersebut membuat Kabupaten Cirebon diperkirakan akan mengalami lonjakan arus kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Menyikapi hal itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon mulai menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas. Persiapan dilakukan seiring dengan prediksi tingginya mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2026.

Secara nasional, jumlah pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 143,91 juta jiwa. Angka tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 150 juta jiwa.

Dari jumlah tersebut, tujuan pemudik terbanyak diprediksi menuju Jawa Tengah sebanyak 38,71 juta jiwa, disusul Jawa Timur sebesar 27,29 juta jiwa, dan Jawa Barat sebanyak 25,09 juta jiwa.
Tingginya angka tersebut diperkirakan berdampak langsung pada peningkatan volume kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Cirebon sebagai daerah perlintasan strategis di jalur Pantura.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman, melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dishub, Dani Irawadi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan, salah satunya dengan mendirikan 10 pos pengamanan (Pos Pam) di titik-titik jalur utama.

“Untuk pengamanan Lebaran 2026, kami rencanakan mendirikan 10 pos pengamanan di jalur utama. Setiap pos akan dijaga dua sif dengan total 62 personel,” ujar Dani Irawadi, Kamis, (5/2).

Menurutnya, persiapan tersebut telah dibahas melalui rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait guna memastikan pengamanan arus mudik dan balik berjalan optimal.

Adapun titik pos pengamanan yang disiapkan meliputi:

  1. Pos Pam Perbatasan Losari–Brebes
  2. Pos Perbatasan Susukan Bunder
  3. GT Tol Command Center 118 Cipali
  4. Pos Traffic Light Perempatan Palimanan
  5. Pos Ramayana Weru
  6. Pos Traffic Light Plered
  7. Pos Pertigaan Pilang Kedawung
  8. Pos Jalan Baru Ciperna
  9. Pos PAM Rest Area 207
  10. Pos Pam Pasar Cipeujeuh

Selain mendirikan pos pengamanan, Dishub Kabupaten Cirebon juga menyiapkan berbagai perlengkapan pendukung lalu lintas. Di antaranya 22 rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ), 100 unit water barrier, 200 traffic cone, serta tiga unit mobil penerangan jalan umum (PJU).

Perlengkapan tersebut disiapkan untuk membantu pengaturan lalu lintas serta mengantisipasi kepadatan kendaraan di sejumlah titik rawan kemacetan.

“Kami juga mulai memasang rambu penunjuk arah menuju Jawa Tengah dan Kuningan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran,” tandas Dani.

Pasang Iklan di Divi Pro Media