Gaya Hidup

Ciri-ciri Orang yang Sedang Berbohong Menurut Psikolog

Penyimpangan dalam Nada Suara

Ketika seseorang berbohong, suara mereka bisa terdengar lebih tinggi atau lebih rendah dari biasanya.

Perubahan ini terjadi karena tekanan emosional yang dirasakan saat menyampaikan kebohongan.

Tanda lain adalah suara yang terdengar cemas atau terputus-putus, yang menunjukkan adanya ketegangan.

Menyanggah Secara Berlebihan

Orang yang berbohong seringkali merasa perlu untuk menguatkan kebohongan mereka dengan pernyataan berlebihan, seperti mengatakan “Saya bersumpah, saya tidak berbohong!” atau “Ini benar-benar terjadi!”

Pengulangan atau penguatan yang berlebihan ini berfungsi sebagai upaya untuk menutupi kebohongan agar lebih meyakinkan.

Mimik Wajah yang Tidak Sesuai dengan Kata-Kata

Mimik wajah yang tidak sesuai dengan apa yang sedang dikatakan juga dapat menjadi indikator kebohongan.

Misalnya, seseorang mungkin tersenyum saat berbicara tentang situasi yang seharusnya membuat mereka cemas atau sedih.

Psikolog menyebut fenomena ini sebagai “ekspresi wajah yang terputus,” yang dapat mengungkapkan adanya ketidakcocokan antara perasaan dan pernyataan verbal.

Terlalu Banyak Menyalahkan Diri Sendiri

Orang yang berbohong sering kali akan mengalihkan perhatian dari kebohongan mereka dengan menyalahkan diri sendiri atau meminta maaf berlebihan.

Mereka mungkin mengatakan “Saya tahu saya seharusnya tidak melakukan itu,” meskipun itu tidak terkait langsung dengan pertanyaan yang diajukan.

Meski demikian, perlu diingat bahwa tidak semua orang yang menunjukkan ciri-ciri ini pasti sedang berbohong.

Beberapa perilaku bisa saja dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kecemasan atau kelelahan.

Namun, dengan memahami ciri-ciri ini, kita bisa lebih waspada dan tidak mudah tertipu oleh kebohongan. (DM2)

Exit mobile version