Farhat Abbas : Skandal Mantan Ketua KPU dan CAT Buka Korban Asusila, Suka Sama Suka

Skandal Mantan Ketua KPU dan CAT

jika merasa menjadi korban pelecehan kata Abbas, CAT seharusnya melaporkannya ke polisi bukan ke DKPP.

Atas dasar itu mengapa CAT lebih memilih melaporkan Hasyim ke DKPP ketimbang ke kepolisian lantaran tidak memiliki bukti dugaan pelecehan.

“Ya ini adalah cara-cara dia untuk menjatuhkan. harus diteliti apa penyebabnya, kalo dia berani harusnya di Polisi bukan di DKPP,” Tuturnya.
.
“Saya pikir dia gak akan mampu membuktikan karena dia dewasa bukan anak kecil,” lanjutnya.

Abbas juga menyoroti sikap DKPP yang justru menyidangkan Hasyim soal tindak asusila, bukan dugaan ketidaknetralan KPU pada Pemilu Serentak 2024.

TONTON JUGA

“Harusnya dia DKPP, konsen pada ketidaknetralan Pemilu ini malah menyidangkan soal asusila, jangan-jangan DKPP ada masalah dengan Hasyim Asy’ari,” katanya.

Tak hanya itu, Abbas juga mempertanyakan mengapa CAT terbuai dengan janji yang dilontarkan oleh Hasyim. janji tersebut berada di luar keterbatasan sang mantan Ketua KPU

Dirinya lantas menduga bahwa CAT akan melakukan pemerasan terhadap Hasyim Asy’ari.

“Kan ini janji-jani juga orangnya harus ngerti, bahwa janji ini ada yang batas kewajaran jangan kita nilai bahwa Pak Hasyim menjanjikan orang bahwa gajinya kurang ini orang juga kenapa menyodorkan Pak Hasyim berjanji dengan keterbatasan itu,” ucapnya.

Nah di sini kelihatan konspirasi jahat yang mungkin di belakang ada orang tuanya, ada keluarganya atau teman-temannya,” Punkasnya. (DM1)

Pasang Iklan di Divi Pro Media