Gejala Stroke dan Tips Pencegahannya: Kenali Sejak Dini Sebelum Terlambat

Kenali gejala stroke dan cara pencegahannya berdasarkan jurnal kesehatan terpercaya. Panduan lengkap untuk menjaga kesehatan otak dan mencegah risiko stroke sejak dini. FOTO: Pixabay.com/divipromedia.com

STROKE merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan dan menyebabkan kecacatan jangka panjang di dunia.

Menurut jurnal Bina Generasi dan data Riskesdas 2018, prevalensi stroke di Indonesia mencapai 10,9% dan terus meningkat setiap tahun.

Stroke terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak, baik karena penyumbatan (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Gejala Umum Stroke yang Perlu Diwaspadai

Gejala stroke bisa muncul tiba-tiba dan sangat bergantung pada bagian otak yang terdampak. Beberapa tanda awal yang umum meliputi:

  • Kelemahan atau lumpuh pada satu sisi tubuh (hemiparesis)
  • Kesulitan berbicara atau memahami ucapan (afasia)
  • Penglihatan kabur atau hilang secara mendadak (hemianopia)
  • Pusing hebat disertai kehilangan keseimbangan (vertigo, ataksia)
  • Kesulitan menelan (disfagia)
  • Wajah tampak menurun di satu sisi (facial droop)

Penting untuk mengenali gejala ini dalam waktu singkat. Menurut WHO, penanganan optimal stroke harus dilakukan dalam “golden period” yaitu 3–6 jam setelah gejala pertama muncul. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk pulih tanpa cacat permanen.”

Faktor Risiko Stroke yang Bisa Dikendalikan

Beberapa faktor risiko stroke dapat dimodifikasi melalui gaya hidup sehat, antara lain:

  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Diabetes melitus
  • Kolesterol tinggi
  • Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Pola makan tinggi lemak dan garam
Pasang Iklan di Divi Pro Media