Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Desak Jasa Marga Perbaiki Akses Gerbang Tol Karawang Timur
Karawang, (Divipromedia.com) – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, menegaskan pentingnya perbaikan segera terhadap kondisi jalan akses Gerbang Tol Karawang Timur yang dinilai sangat memprihatinkan. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Karawang pada Kamis (6/2), Dedi menyampaikan keluhannya mengenai kerusakan parah jalan tersebut yang berdampak pada kenyamanan pengendara.
“Saya ingin menegaskan, akses jalan menuju Gerbang Tol Karawang Timur ini dalam kondisi hancur,” ungkap Dedi. Ia menambahkan, perbaikan dan pemeliharaan jalan di kawasan tersebut merupakan tanggung jawab pihak Jasa Marga sebagai pengelola infrastruktur tol.
Gubernur terpilih itu pun meminta agar Jasa Marga segera mengambil langkah perbaikan. Dedi menyoroti bahwa setiap pengguna jalan tol wajib membayar tarif, sehingga mereka berhak untuk mendapatkan jalan yang layak. “Pengguna tol sudah membayar, bukan utang. Jadi, Jasa Marga harus segera bertindak untuk memperbaiki kerusakan ini,” tegasnya.
Selain itu, Dedi juga mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi akan segera menangani perbaikan jalan yang menjadi kewenangannya. Ia menyatakan bahwa target perbaikan jalan yang ada di bawah kewenangan Provinsi Jawa Barat adalah sebesar 93 persen pada tahun ini, dan hal ini telah disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Untuk jalan yang merupakan kewenangan Pemkab Karawang, Dedi mengungkapkan telah memberikan arahan kepada pihak terkait agar segera melakukan perbaikan. Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Karawang memiliki dana alokasi bagi hasil pajak kendaraan bermotor (PBBKB) yang cukup besar, lebih dari Rp300 miliar.
“Pemkab Karawang dapat mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk menangani infrastruktur jalan. Dana alokasi ini bisa menjadi stimulus yang kuat, mengingat adanya pendapatan lain yang dapat dimanfaatkan,” ujar Dedi. Ia yakin dengan alokasi anggaran tersebut, masalah kerusakan jalan akan segera teratasi. *** (ANTARA/M.Ali Khumaini)
