Gubernur Lampung Serukan: Bupati Jaga Harga Gabah Sesuai HPP, Lindungi Kesejahteraan Petani

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

“Seluruh daerah akan kami berikan pengering untuk jagung dan gabah. Jadi tidak ada lagi jagung dan juga gabah yang keluar dari desa dalam bentuk basah tapi semuanya dalam bentuk gabah kering panen sehingga harganya juga jauh lebih bagus,” ujar dia.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung memproyeksikan luas panen di provinsi tersebut pada Januari hingga April 2025 mencapai 251,98 ribu hektare (ha) atau mengalami kenaikan sebesar 78,68 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 141,02 ribu hektare.

Untuk produksi padi pada Januari hingga April 2025 dipotensikan mencapai 1,37 juta ton gabah kering giling (GKG) atau mengalami kenaikan 71,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dan produksi padi selama 2024 sebesar 2,79 juta ton gabah kering giling atau naik sebesar 1,21 persen atau sebanyak 33,45 ribu ton dibandingkan 2023 yang hanya 2,76 juta ton.

Sedangkan produksi beras selama 2024 sebesar 1,60 juta ton atau naik sebesar 1,21 persen atau 19,23 ribu ton dibanding 2023 dengan jumlah 1,59 juta ton beras.

Serta pada subround I 2025 yaitu pada Januari sampai April angka sementara diproyeksikan produksi beras Lampung mencapai 788,62 ribu ton atau mengalami kenaikan 71,82 persen dibanding periode yang sama di 2024. (Ruth Intan Sozometa Kanafi/Antara) ***

Pasang Iklan di Divi Pro Media