Gunung Lewotobi Meletus Hebat, Warga Dievakuasi dan Penerbangan Terganggu
Flores Timur, 9 Juni 2025 – Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan.
Pada Selasa (17 Juni 2025), gunung ini meletus dan memuntahkan kolom abu vulkanik yang menjulang hingga 11 kilometer ke langit, memicu kepanikan warga dan gangguan penerbangan di beberapa wilayah.
Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) segera meningkatkan status Gunung Lewotobi ke level IV atau Awas.
Zona bahaya diperluas menjadi radius 8 kilometer dari kawah, dan aktivitas masyarakat di area ini dihentikan sementara. Tim tanggap darurat bersama aparat setempat langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang tinggal di zona merah.
Menurut laporan petugas pos pengamatan, sejak dini hari hingga pagi hari tercatat lebih dari 40 gempa letusan dan beberapa kali tremor menerus.
Aktivitas ini dinilai cukup mengkhawatirkan, meskipun hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.
Dampak letusan juga merambah ke sektor transportasi. Beberapa penerbangan domestik dan internasional menuju Bandara Frans Seda di Maumere dan Bandara El Tari di Kupang mengalami pembatalan karena sebaran abu di udara dianggap membahayakan penerbangan.
Pemerintah daerah bersama BNPB kini tengah menyiapkan tenda pengungsian, logistik, serta layanan medis darurat bagi warga terdampak. Sekolah-sekolah di wilayah sekitar gunung diliburkan sementara hingga kondisi dinyatakan aman.
Gunung Lewotobi, yang memiliki dua puncak—Laki-Laki dan Perempuan—telah beberapa kali mengalami erupsi sejak akhir 2024. Namun letusan kali ini menjadi salah satu yang paling dahsyat dalam dua tahun terakhir.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan resmi, dan menghindari penyebaran informasi tidak valid.
Pantauan terus dilakukan, dan warga diharapkan selalu siaga terhadap potensi erupsi susulan dan aliran lahar dingin jika hujan turun. (DM2)
