Hari Bakti PU ke-80 di Cirebon Digelar Sederhana, Fokus pada Akselerasi Perbaikan Jalan

Peringatan Hari PU Ke-80 tahun 2025, tingkat Kabupaten Cirebon yang dilaksanakan dengan sederhana, UPTD Peralatan dan Perbengkelan DPUTR, Sumber Kabupaten Cirebon, Rabu, (3/12/25). (Dok.Heru)

CIREBON, (divipromedia.com). — Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan melalui momentum Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 yang digelar secara sederhana tanpa hiburan maupun rangkaian seremoni meriah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Acara peringatan yang berlangsung Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di halaman UPT Perlengkapan dan Perbengkelan DPUTR, Jalan Kenanga, Sumber, digelar dalam bentuk apel terbatas dan diikuti jajaran pegawai di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon.

Turut hadir Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, Sekretaris Daerah Hendra Nirmala, beserta sejumlah pejabat dari berbagai perangkat daerah.

Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto, dalam keterangannya menegaskan bahwa kesederhanaan peringatan tahun ini merupakan simbol tanggung jawab dan keprihatinan pemerintah terhadap kondisi infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya memenuhi standar pelayanan masyarakat.

“Ini bentuk keprihatinan kami terhadap belum suksesnya pembangunan jalan. Target kami, tahun 2028 seluruh infrastruktur jalan di Kabupaten Cirebon sudah mulus. Pada saat itulah perayaan akan digelar lebih meriah,” ungkapnya.

Sunanto menambahkan, percepatan pembangunan mulai menunjukkan progres signifikan. Seluruh paket pekerjaan tahun anggaran 2025 telah selesai proses lelang, sementara untuk kegiatan tahun 2026 telah memasuki tahap lelang dini sejak pekan ini.

“Biasanya proses lelang dimulai pada bulan April. Namun tahun ini Desember sudah lelang. InsyaAllah Januari 2026 pekerjaan fisik sudah mulai jalan,” ujarnya.

Dalam amanatnya, Bupati Cirebon mengapresiasi capaian kinerja DPUTR, namun menegaskan bahwa peningkatan kualitas pembangunan menjadi prioritas utama.

“Kami memberikan apresiasi atas kinerja PUTR, namun tetap ada ruang perbaikan. Yang terpenting, mutu pekerjaan jalan harus ditingkatkan dan pengawas lapangan harus bekerja optimal,” ujarnya.

Bupati menargetkan pembangunan fisik yang berkelanjutan dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Jika jalan baik, maka roda ekonomi bergerak cepat. Masyarakat akan merasakan langsung manfaatnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp208 miliar untuk peningkatan infrastruktur jalan pada tahun 2026. Ia optimistis permasalahan jalan dan infrastruktur pendukung seperti jembatan dapat terselesaikan secara bertahap hingga tahun 2027.

“Target kami 2027 sebagian besar selesai. Ada 31 titik yang akan masuk pengerjaan awal tahun depan,” tegasnya. **(Heru/Soleh)

Pasang Iklan di Divi Pro Media