Herman Khaeron: Kader Demokrat Cirebon Harus Kuasai Basis hingga Level Terbawah

CIREBON, (divipromedia) – Peresmian kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga panggung evaluasi internal partai. Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait kinerja struktur hingga tingkat bawah.

‎Di hadapan kader saat Kegiatan penguatan kapasitas DPC dan DPAC dalam momentum buka puasa bersama, serta peresmian pengoperasionalan Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon hingga santunan anak yatim dan pitau, Senin (17/3). Herman menyoroti peran strategis pengurus tingkat kecamatan (PAC) dan ranting dalam menjaga kekuatan partai di daerah.

‎”Saya harapkan ketua DPC Demokrat Kabupaten Cirebon ke depan yang bisa melanjutkan apa yang sekarang telah dijalankan. Saya tidak akan pilih orang yang pelit,” ujarnya.

‎Ia menekankan, kepemimpinan partai harus diisi figur yang memiliki komitmen dan kesediaan berkorban untuk membesarkan organisasi.

‎”Yang pelit follower aja, yang baik-baik saja lah. Jadi saya sudah punya bayangan ke depan. Supaya apa? Supaya dia mau berkorban untuk menghidupi PAC, menggalang ranting,” katanya.

‎Herman Khaeron juga menyoroti pekerjaan rumah besar yang hingga kini belum tuntas, yakni pembentukan anak ranting sebagai basis kekuatan di tingkat paling bawah.

‎”Ada PR besar untuk menggalang anak ranting, meski secara struktural sampai saat ini belum terwujud anak ranting. Tetapi data per-RW itu ada di saya. Itu bisa dijadikan sebagai anak ranting dan hari ini dipilih lah oleh Ketua DPC Partai Demokrat saat ini, dr. Hj. Ratnawati. Setiap Minggu mereka dikumpulkan dan kemudian inilah yang menjadikan cikal bakal, mereka ke depan akan menjadi anak ranting,” ungkapnya.

‎Ia bahkan memberi peringatan tegas kepada pengurus yang dinilai tidak mampu membangun struktur partai di wilayahnya.

‎”Kalau masih mampu nanti struktur partai dengan kepengurusan mencari anak ranting, maka silakan para ketua DPAC mencarikan anak ranting. Tapi, kalau tidak mampu mencarikan itu, dua pilihan! Ketua PAC saya ganti,” ucapnya.

‎Menurut Herman, lemahnya struktur di tingkat bawah dapat berdampak langsung pada perolehan suara partai. Ia mengingatkan, Kabupaten Cirebon pernah menjadi basis kuat Partai Demokrat.

‎”Jadi khusus untuk daerah Kabupaten Cirebon yang pernah berjaya mendapatkan dua kursi DPR RI, dua kursi di DPRD Provinsi, pimpinan di Cirebon, Indramayu, maupun Kota Cirebon. Sayang kalau karena kelemahan ketua PAC, kelemahan ketua ranting itu menyebabkan kita semakin turun suara, sayang,” katanya lagi.

‎Selain kritik, Herman Khaeron juga menyinggung pentingnya apresiasi bagi kader yang berprestasi. Ia mencontohkan wilayah yang mampu meraih suara tinggi akan mendapat penghargaan.

‎”Kita butuh pejuang-pejuang yang tulus, perjuangan yang ikhlas. Kita juga tidak akan melupakan, Mulyadi contohnya, Sedong menjadi perolehan suara terbanyak. Imbalannya ya saya umrah kan. Desa-desa yang memiliki suara tinggi saya berikan reward,” tuturnya.

‎”Itu adalah penghargaan, dan saya tidak akan pernah berhenti untuk memberikan sesuatu yang terbaik kepada masyarakat, kepada para pejuang Demokrat,” pungkasnya.* Afif Setiawan

Pasang Iklan di Divi Pro Media