Kadisdik Ronianto : Pastikan Proses SPMB SMP Bersih, Berkualitas dan Berintegritas

aption : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, S.Pd., MM. diruang kerjanya saat dikonfirmasi persiapan SPMB SMP Tahun 2025. (dok.Afif/Divi)

CIREBON, (divipromedia.com) – Sistem Penerimaan Murid Baru (SMPB) Tingkat SMP tahun ajaran 2025 dipastian berjalan bersih, adil dan berintegritas.

Hal ini sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto menegaskan, bahwa SPMB tahun ini menekankan prinsip transparansi dan objektivitas, serta menghindari segala bentuk intervensi.

“ Terkait pelaksanaan penandatangan fakta integritas dan deklarasi terkait dengan pelaksanaan SPMB yang bersih, berkualitas dan berintegritas.”

“Kami berharap semua pihak mendukung proses ini agar berjalan tanpa intervensi. Biarkan kami bekerja sesuai regulasi,” ujar Ronianto, Kamis, (19/6).

Ia juga mengungkapkan adanya perbedaan mekanisme dalam penerimaan siswa tahun ini.

Salah satunya adalah prioritas bagi calon siswa yang berdomisili di desa yang sama dengan lokasi sekolah.

“Misalnya, jika SMP berada di kelurahan Sumber, maka anak-anak dari desa tersebut menjadi prioritas.”

“Zonasi tetap ada, tetapi lebih menekankan pada domisili,” ucapnya.

Adapun pelaksanaan SPMB ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 3 Tahun 2025 serta Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 10 Tahun 2025.

Total terdapat 80 SMP Negeri, 142 SMP Swasta dan 6 SMP Terbuka di Kabupaten Cirebon yang tersebar di 40 kecamatan.

Tahun ini, daya tampung SMP Negeri sebanyak 22.292 siswa dalam 647 rombongan belajar.

Sementara, jumlah lulusan SD dan MI tercatat mencapai 38.248 siswa.

Artinya, sekitar 16.000 lulusan SD kemungkinan besar tidak tertampung di SMP Negeri.

“Kami harapkan siswa yang tidak tertampung dapat mengakses pendidikan di SMP Swasta maupun sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama,” ucapnya.

SPMB tingkat SMP tahun 2025 sendiri akan berlangsung dalam dua tahap.

Tahap pertama digelar pada 25–28 Juni 2025 dengan pengumuman hasil pada 30 Juni, sementara tahap kedua dilaksanakan pada 3–8 Juli dan pengumuman hasilnya pada 9 Juli 2025.

Adapun jalur dan kuota SPMB tahap pertama meliputi jalur afirmasi tidak mampu 19 persen, jalur afirmasi penyandang disabilitas 1 persen, jalur prestasi akademik 20 persen, jalur prestasi non-akademik 10 persen, jalur perpindahan tugas orang tua/wali 2,5 persen dan jalur anak tenaga pendidik 2,5 persen.

Sementara itu, tahap kedua diperuntukkan bagi jalur domisili dengan kuota sebesar 45 persen, punkasnya. **(Afif/divi)

Pasang Iklan di Divi Pro Media