Breaking News

KPU Jakarta Timur Musnahkan 604 Surat Suara Rusak

Jakarta, divipromedia.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur memusnahkan sebanyak 604 lembar surat suara Pilkada Jakarta 2024 yang dinyatakan rusak. Pemusnahan ini dilakukan dengan cara dibakar di Kantor KPU Jakarta Timur, kawasan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Selasa (26/11/2024).

Proses pemusnahan berlangsung dengan pengawasan ketat dan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Timur, Polres Metro Jakarta Timur, Pemerintah Kota Jakarta Timur, dan Kodim 0505/Jakarta Timur.

Ketua KPU Jakarta Timur, Tedi Kurnia, menjelaskan bahwa surat suara yang dimusnahkan mengalami kerusakan seperti warna yang tidak merata, kertas kusut, sobek, hingga gambar yang tidak jelas. “Surat suara rusak tersebut sebelumnya telah diganti dengan yang baru oleh pihak penyedia (percetakan),” ungkap Tedi, Selasa (26/11/2024).

Distribusi Logistik Pilkada di Jakarta Timur
Selain pemusnahan surat suara rusak, KPU Jakarta Timur juga memastikan distribusi logistik Pilkada 2024 berjalan lancar. Logistik mulai didistribusikan dari gudang kecamatan menuju 4.144 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 65 kelurahan di Jakarta Timur.

Pendistribusian berlangsung serentak sejak pagi hingga sore hari, melibatkan berbagai elemen untuk memastikan kelancaran proses. Beberapa logistik yang dikirim ke TPS meliputi surat suara, bilik suara, kotak suara, alat tulis kantor (ATK), dan tinta.

Langkah ini merupakan bagian dari persiapan matang KPU Jakarta Timur untuk memastikan pelaksanaan Pilkada Jakarta 2024 berlangsung dengan tertib, transparan, dan bebas kendala. “Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh kebutuhan TPS terpenuhi tepat waktu,” tambah Tedi.

Dengan pemusnahan surat suara rusak serta distribusi logistik yang terencana, KPU Jakarta Timur menunjukkan komitmen dalam menjaga kualitas dan integritas Pilkada Jakarta 2024. Masyarakat diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi ini, menciptakan pemilu yang damai dan bermartabat, punkasnya. (DM1)

Exit mobile version