Menekraf Dukung Gelaran Musik: Bukti Nyata Buka Lapangan Kerja Berkualitas
JAKARTA, (Divipromedia.com). – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungannya untuk mempromosikan musik sebagai upaya membangkitkan ekonomi kreatif dan membuka lapangan kerja yang berkualitas.
Dalam audiensi bersama Java Festival Production di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta pada Kamis, (20/3), gelaran musik tahunan Jakarta International Java Jazz Festival yang semakin mendunia disebut Menekraf Riefky sebagai bukti ekraf terutama subsektor musik memiliki potensi besar.
“Saya sangat mengapresiasi perjalanan panjang festival musik jazz seperti Jakarta International Java Jazz Festival yang telah mendunia. Ini jadi salah satu bukti bahwa ekonomi kreatif terutama subsektor musik mempunyai peluang untuk terus berkembang dengan kolaborasi seru,” kata Menekraf Riefky dalam melalui keterangan pers yang diterima, Jumat (21/3).
Pertengahan tahun ini, Java Jazz yang ke-20 akan digelar. Pembahasan dalam audiensi kali ini termasuk usulan kolaborasi subsektor musik yang terus melangkah ke kancah global.
Di tempat yang sama, Dewi Gontha selaku President Director dari Java Festival Production mengatakan pihaknya memang fokus mempromosikan hiburan di Indonesia khususnya musik.
Selain Jakarta International Java Jazz Festival, mereka juga pernah mengadakan Java Rockin’land Festival, Java Soulnation Festival, Soundsfair, dan Hodgepodge Festival.
“Java Jazz Festival tahun ini ingin menceritakan bahwa musisi-musisi baru banyak yang memakai jazz untuk memperkenalkan diri mereka. Ada 11 panggung dan sekitar 115 pertunjukan musik dalam perhelatan tiga hari Java Jazz Festival 2025. Kami juga baru saja meluncurkan maskot resmi dan banyak aktivitas lain yang bakal dipersiapkan untuk sambut 20 tahun Java Jazz Festival,” ucap Dewi Gontha.
Selain dukungan terhadap promosi festival musik, tercetus pula usulan kolaborasi terkait produksi serial televisi dan dokumentasi tentang Indonesia.
