Mengulik Awal Karir Kamala Harris, Calon Pengganti Biden di Pilpres AS
Setelah itu, Kamala melanjutkan karir politiknya dengan berhasil mengalahkan Jaksa Wilayah Los Angeles County Steve Cooley untuk posisi Jaksa Agung California pada bulan November 2010.
Dengan kemenangan ini, Kamala menjadi orang Afrika Amerika pertama dan wanita pertama yang menjabat sebagai jaksa agung California.
Pada bulan November 2016, Kamala dengan mudah mengalahkan Anggota Kongres Loretta Sanchez untuk memenangkan kursi Senat AS dari California.
Dengan kemenangan ini, Kamala menjadi wanita Afrika-Amerika kedua dan orang Amerika Asia Selatan pertama yang berhasil masuk ke Senat.
Saat wawancara Hari Martin Luther King Jr. di Good Morning America pada 21 Januari 2019, Kamala mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri dalam pilpres.
Namun, pada bulan Desember 2019, ia memutuskan untuk mundur dari pemilihan tersebut dan akhirnya menjadi calon wakil presiden Biden dengan tingkat elektabilitas yang tinggi.
Sebelumnya, Kamala menikah dengan pengacara Doug Emhoff di Santa Barbara, California pada 22 Agustus 2014.
Ia juga menjadi ibu tiri bagi kedua anak Emhoff, Ella dan Cole, yang akrab ditemui dengan sebutan “Mamala”.
Pada awal tahun 2019, Kamala menerbitkan dua buku yang berbeda. Buku pertama berjudul The Truths We Hold: An American Journey, yang menggambarkan hubungan pribadi dan pendidikannya.
Sedangkan buku kedua berjudul Superheroes Are Everywhere, merupakan memoar yang ditujukan untuk anak-anak dengan format bergambar.
Sebagai seorang penulis, Kamala telah memulai karir pada tahun 2009 dengan buku Smart on Crime: A Career Prosecutor’s Plan to Make Us Safer.
Buku tersebut mengeksplorasi filosofi dan ide-idenya terkait pidana pidana di Amerika Serikat. Dengan karya-karyanya, Kamala terus menginspirasi pembaca dari berbagai kalangan. (DM2)
