Pabrik Gula: 5 Fakta Mencengangkan di Balik Film Horor Paling Seram Lebaran 2025
3. Terinspirasi dari Tradisi Manten Tebu
Salah satu keunikan film ini adalah pengangkatan tradisi manten tebu, sebuah ritual yang dilakukan masyarakat sekitar pabrik gula sebelum musim giling dimulai.
Ritual ini dipercaya dapat menolak bala dan memberi keselamatan.
Penggabungan budaya lokal dengan unsur mistis menjadikan film ini bukan hanya menakutkan, tapi juga sarat makna dan nuansa Indonesia.
4. Sempat Menuai Kontroversi karena Posternya
Sebelum resmi tayang, Pabrik Gula sempat mendapat sorotan dari Lembaga Sensor Film (LSF) karena posternya yang dinilai terlalu vulgar.
Poster itu menampilkan sosok perempuan duduk di atas tubuh laki-laki, yang kemudian diminta untuk direvisi.
Meski sempat memicu pro dan kontra, kontroversi ini justru meningkatkan rasa penasaran publik terhadap filmnya.
5. Meledak di Bioskop: Hampir 2 Juta Penonton di Pekan Pertama
Dirilis pada 4 April 2025, Pabrik Gula langsung mencatatkan angka fantastis di box office.
Dalam waktu kurang dari seminggu, film ini sukses ditonton hampir 2 juta orang dan menjadi film terlaris selama libur Lebaran.
Pencapaian ini membuktikan bahwa horor lokal dengan sentuhan budaya masih punya tempat spesial di hati penonton.
Dengan cerita yang kuat, visual mencekam, dan sentuhan budaya lokal yang jarang dieksplorasi, Pabrik Gula menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dari film horor kebanyakan.
Kalau kamu belum sempat nonton, sekarang adalah waktu yang tepat. Tapi pastikan mentalmu cukup kuat, karena film ini tak hanya menyeramkan tapi juga meninggalkan kesan yang sulit dilupakan. ***
