Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Sesuai Skema Awal

Gerbang Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (16/1/2025). (Antara/Fandi Yogari)

“Jalur ini prioritas karena bisa mengatasi kemacetan, mengantisipasi bencana alam hingga solusi jalur alternatif apabila akses jalan utama terputus seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Lembah Anai,” ujar dia.

Usulan pengalihan trase tersebut sempat mengemuka ke publik karena adanya kekhawatiran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkendala pembebasan lahan yang bisa menghambat pengerjaan jalan bebas hambatan itu.

Ia berharap kelanjutan pembangunan jalan tol tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar proyek ini itu berjalan dengan baik, dan dapat diselesaikan dalam waktu yang cepat. Sebab, pengerjaan Seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer memakan waktu enam tahun lebih karena terkendala persoalan pembebasan lahan.

Sementara itu, Direktur Operasi III PT Hutama Karya Koentjoro menegaskan pihaknya sudah siap dan berharap kelanjutan pembangunan jalan bebas hambatan tersebut berjalan sesuai rencana awal.

“Kita berharap pembangunan ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak sehingga kelanjutannya bisa segera dilakukan,” kata dia. (Muhammad Zulfikar/Antara) ***

Pasang Iklan di Divi Pro Media