Pemkab Cirebon dan Polresta Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung Pipil di Desa Getrakmoyan

Jagung Pipil di Desa Getrakmoyan

“Petani akan memperoleh hasil panen yang lebih baik, dan lahan pertanian terlindungi dari alih fungsi. Ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan konkret dari jajaran kepolisian terhadap ketahanan pangan nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk bersama-sama mengoptimalkan lahan yang belum tergarap.

“Kami ingin mendorong penanaman jagung pipil secara masif. Mari manfaatkan lahan tidur agar menjadi produktif,” kata Sumarni.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, masih terdapat sekitar 350 hektare lahan yang belum dimanfaatkan untuk pertanian.

Melalui sinergi antara Forkopimda dan masyarakat, lahan tersebut ditargetkan dapat segera diolah guna mendukung program swasembada jagung pipil.

Sumarni juga menyampaikan bahwa harga jagung pipil kering dengan kadar air 14 persen saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram berdasarkan informasi dari Bulog.

Harga tersebut dinilai cukup menguntungkan bagi petani dan menjadi motivasi untuk meningkatkan produksi jagung lokal. ***

Pasang Iklan di Divi Pro Media