Polres Karimun Kerahkan Satpolairud Bantu Pencarian Korban Laka Laut

Tim Polairud Polres Karimun bersama SAR Kapri melakukan operasi pencarian korban kecelakaan laut kapal tenggelam pengangkut WNI dari Johor, Malaysia di Perairan Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (7/12/2025). (ANTARA/HO-Polres Karimun)

BATAM, (Divipromedia.com). – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengerahkan personel satpolairud untuk membantu pencarian tiga korban kecelakaan laut perairan internasional antara Kepri dan Johor, Malaysia.

“Pencarian terhadap korban kecelakaan laut dilanjutkan, Tim Satpolairud Polres Karimun sudah diperintahkan turun membantu evakuasi dan pencarian korban,” kata Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa dihubungi ANTARA di Batam, Selasa, (7/1/2025).

Perwira menengah Polri itu menjelaskan kecelakaan laut terjadi pada Minggu (5/1/2025), sekira pukul 23.00 waktu Malaysia, kapal jenis slodang berbahan fiber dengan satu mesin membawa sembilan warga negara Indonesia (WNI).

Kapal tersebut, kata dia, berangkat dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur nonprosedural (ilegal) dengan koordinat LA 01-06.83N Long 103-31.88 E.

Dari sembilan WNI yang menumpangi kapal tersebut, enam orang selamat dan berhasil dievakuasi oleh Tim Satpolairud Polda Kepri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, dan BMKG Karimun.

Sebelumnya, para korban yang selamat ditolong oleh Kapal Tanker Kimia berbendera Libera MT NAVIG8 Guard pada Senin (6/1), pukul 10 20 WIB, dan dijemput oleh KRI Siwar, dibawa ke Lanal Tanjul Balai Karimun.

“Menurut keterangan korban selamat, kapal mereka berangkat dari Peeling Johor menuju Batam dengan ongkos per orang 2.200 Ringgit Malaysia,” katanya.

Para WNI tersebut, dibawa oleh tekong kapal menuju Batam, setelah satu jam perjalanan mesin kapal bermasalah dan sempat diperbaiki, selama 20 menit kemudian kapal masuk air dan tenggelam di wilayah perairan internasional tersebut.

Pasang Iklan di Divi Pro Media