SBMA Targetkan Penjualan dan Jasa Tumbuh pada Tahun 2025

Jajaran PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) dalam Public Expose di Jakarta, Senin (13/01/2025). (SBMA)

Namun demikian, Ia menyebut performa saham SBMA di pasar modal tampaknya berbanding terbalik dengan performa kinerja operasional dan keuangan.

Rini menyebut sebagian dari pelaku pasar mungkin bisa melihat hal ini sebagai momentum untuk akumulasi buy saham SBMA di harga terendahnya pada level 120 sampai 122 per lembar saham.

“Saham SBMA saat ini ada di level terendahnya sejak lima tahun terakhir,” ujar Rini

Meskipun harga saham SBMA saat ini tidak mencerminkan peningkatan laba, Rini menyebut bahwa harga saham seringkali dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal, yang tidak selalu terkait langsung dengan kinerja perusahaan.

Secara kinerja operasional dan keuangan, Ia menyebut perseroan terus menunjukkan peningkatan laba yang konsisten dan memiliki strategi pertumbuhan jangka panjang yang sangat solid, terutama dengan fokus pada sektor-sektor strategis seperti gas medis, special gas, dan metalurgi.

“Keunggulan produk kami, yang terbukti memiliki kualitas tinggi dan kemurnian yang terjaga, serta kepercayaan yang semakin meningkat dari industri, menjadi dasar yang kuat untuk masa depan yang cerah,” ujar Rini. (Muhammad Heriyanto/Antara) ***

Pasang Iklan di Divi Pro Media