Breaking News

Sudah 17 Tersangka Ditangkap, Polda Sulsel Masih Buru Tiga Pelaku Produksi Uang Palsu di Makassar

MAKASSAR, (Divipromedia.com).- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan terus mengungkap jaringan peredaran uang palsu yang melibatkan salah satu kampus di Makassar.

Setelah menangkap 17 tersangka, aparat kepolisian kini tengah memburu para pelaku yang diduga memiliki peran lebih besar, termasuk otak dari sindikat ini serta pemodal utama yang menjadi sumber dana bagi praktik ilegal tersebut.

Menurut penyelidikan, seorang figur berinisial ASS disebut-sebut memiliki peran kunci dalam produksi dan distribusi uang palsu. ASS, yang juga dikenal sebagai seorang pengusaha dan politisi, diduga sebagai pemodal utama dalam jaringan ini.

“ASS sempat berencana mencalonkan diri dalam Pilkada. Namun, gagal mendapatkan kursi yang cukup untuk maju,” ungkap Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono.

Penyelidikan lebih lanjut mengarah pada sebuah rumah yang tercatat sebagai milik ASS. Di lokasi tersebut, polisi berhasil menangkap dua tersangka, yakni MH (52) yang diduga terlibat dalam produksi uang palsu, serta JBP (68) yang berperan sebagai perantara transaksi.

Investigasi mendalam menunjukkan bahwa dana yang dikirim oleh ASS digunakan untuk membeli bahan baku uang palsu. Produksi uang palsu ini sudah berlangsung sejak tahun 2010, dengan puncaknya pada tahun 2022.

Meskipun telah mengungkap sejumlah pelaku, ASS bersama dua buronan lainnya masih dalam daftar pencarian orang. Kepolisian terus bekerja keras untuk melacak keberadaan mereka dan mengungkap lebih dalam jaringan kejahatan ini.

Dengan terungkapnya jaringan ini, diharapkan dapat memberi efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya dan memperkuat upaya pemberantasan peredaran uang palsu di wilayah Sulawesi Selatan. ***

Exit mobile version