Tol Palimanan–Kanci (Palikanci): Pilar Utama Pendorong Pariwisata dan Ekonomi Cirebon Raya
CIREBON – (divipromedia.com). PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dengan bangga mengumumkan bahwa Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci) yang telah beroperasi sejak tahun 1998, terus memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi di kawasan Cirebon Raya.
Sebagai jalan tol sepanjang 26,3 kilometer yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah, Tol Palikanci telah menjadi jalur vital yang memberikan akses lebih cepat, efisien, dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan yang ingin menjelajahi potensi wisata di wilayah ini.
“Tol Palikanci bukan hanya sekadar jalur transportasi, tetapi telah menjadi pintu gerbang bagi wisatawan untuk menikmati kekayaan budaya dan pesona alam yang dimiliki oleh Cirebon,” ujar Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Senin, (10/11).
Sejak beroperasi, tol ini mempermudah akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan Cirebon seperti Keraton Kasepuhan, Gua Sunyaragi, Pantai Kejawanan, Batik Trusmi, dan Telaga Remis.
Dengan waktu tempuh yang kini hanya sekitar tiga jam dari Jakarta menuju Cirebon, kota ini semakin populer sebagai destinasi liburan singkat (short escape) bagi masyarakat Jabodetabek dan kota-kota sekitarnya.
Tidak hanya mendukung sektor pariwisata, keberadaan Tol Palikanci juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. JTT berkomitmen untuk terus menjaga kualitas infrastruktur jalan tol ini dengan pemeliharaan rutin serta pengembangan yang berkelanjutan.
Pada pertengahan 2025, JTT akan menyelesaikan proyek pelebaran lajur di KM 207+010 hingga KM 209+010 arah Kanci, untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran arus lalu lintas, baik bagi wisatawan maupun angkutan logistik.
