Vaksin Influenza Dapat Beri Kekebalan Terhadap HMPV

Tangkapan layar bahan presentasi Ketua Tim Kerja Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Kementerian Kesehatan Nani Rizkiyati terkait gejala ISPA dalam diskusi daring "Kenali ISPA dan Pneumonia untuk Kita Cegah dan Obati" oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Jakarta, Senin (13/1/2025). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

“Waspada jika kontak dengan unggas mati mendadak, kemudian flu. Itu harus segera ke puskesmas biar diperiksa, diusap (swab) tenggorok, hidung agar diketahui virusnya apa, subtipenya apa,” kata dia.

Nani menambahkan hingga saat ini belum ada laporan kematian akibat HMPV. Laporan pasien yang meninggal dunia, sambung dia, sebetulnya dia menderita mendadak penyakit lain.

“Jadi, bukan karena kena HMPV terus meninggal. Itu tidak ada. Karena gejalanya flu ringan,” katanya.

HMPV merupakan salah satu dari banyak mikroorganisme atau agen penyebab penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dengan gejala seperti disebutkan sebelumnya antara lain batuk, demam, hidung tersumbat dan sesak napas.

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat total kasus ISPA akibat HMPV sejak 2023 hingga Januari 2025 yakni sebanyak 214 kasus, dengan rincian 13 kasus pada 2023, 121 kasus pada 2024 dan 79 kasus pada 2025. (Lia Wanadriani Santosa/Antara) ***

Pasang Iklan di Divi Pro Media