Viral Ceramah Gus Miftah Rendahkan Pedagang Es Teh Menuai Kritik

Viral Ceramah Gus Miftah Rendahkan Pedagang Es Teh Menuai Kritik. (Dok.layar tangkap Video di Instagram)

JAKARTA, divipromedia.com – Video ceramah dai Gus Miftah yang viral karena menyebut penjual es teh manis dengan kata-kata yang dianggap tidak pantas menuai perhatian publik dan menuai kritik. Salah satu pihak yang turut menanggapi adalah Partai Gerindra melalui akun resmi Instagramnya, @Gerindra. Rabu, (4/12).

“Dengan segala kerendahan hati, mimin minta Gus @gusmiftah untuk minta maaf ke Bapak Penjual Es. Apa yang Gus lakukan tidak sesuai dengan apa yang Pak @Prabowo inginkan dan ajarkan. Terima kasih,” tulis akun tersebut.

Dalam unggahan itu, akun @Gerindra juga menyertakan video pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya menghormati wong cilik. “Saya sangat hormat kepada pedagang kaki lima, tukang ojol, tukang bakso. Mereka itu mulia, jujur, dan halal. Itu yang kita hormati,” ujar Prabowo dalam video tersebut.

Ceramah Viral di Pengajian Magelang Bersholawat
Video yang menjadi sorotan ini berasal dari acara Magelang Bersholawat Bersama Gus Miftah Habiburrohman, Gus Yusuf Chudlori, dan Habib Zaidan Bin Yahya di Lapangan Drh. Soepardi, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu (20/11/2024). Dalam video berdurasi 2 menit 19 detik yang diunggah akun Twitter @pelangi77__, Gus Miftah terlihat sedang memberikan tausiyah di hadapan ribuan jamaah.

Dalam ceramahnya, Gus Miftah sempat merespons seorang jamaah yang meminta agar ia membeli dagangan seorang pedagang es teh di tengah kerumunan. Gus Miftah pun menanyakan stok es teh yang dijual oleh pedagang tersebut sambil bergurau.

“Es tehmu sih akeh nggak? Ya kono didol goblk (Es teh kamu masih banyak tidak? Ya segera dijual sana, goblk),” ujar Gus Miftah, yang sontak memancing tawa jamaah, termasuk para tokoh yang berada di atas panggung.

Ia kemudian melanjutkan dengan mengatakan, “Dolen disik, engko lek urung payu yo wid, takdir (Jual dulu, nanti kalau belum laku ya sudah, takdir).”

Ceramah Gus Miftah dan Tasawuf Pedagang Kecil
Setelah bergurau, Gus Miftah membagikan kisah tasawuf tentang pedagang es teh dan bakso yang memiliki doa berbeda terkait cuaca. Menurutnya, doa mereka tetap dikabulkan meski dalam bentuk yang berbeda.

“Es nggak laku, tapi badan sehat, pulang-pulang istri hamil, ya itu nikmat,” ujar Gus Miftah dalam bahasa Jawa, yang kembali disambut gelak tawa jamaah.

Namun, candaan tersebut justru menuai kritik di media sosial, karena dianggap kurang sensitif terhadap pedagang kecil. Gus Miftah hingga kini belum memberikan tanggapan atas permintaan maaf yang disampaikan oleh Partai Gerindra. ***(DM1)

Pasang Iklan di Divi Pro Media