Wakil Bupati Cirebon Berikan Santunan untuk Korban Longsor Gunung Kuda, Wujud Kepedulian Pemerintah Daerah

Caption : Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, turun langsung memberikan santunan serta menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. dukupuntang Kabupaten Cirebon, Sabtu, (31/05). (dok.way)

“Kami mendoakan semoga para korban diterima iman Islamnya, dan ditempatkan di sisi Allah yang Maha Mulia. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” lanjutnya.

Selain memberikan santunan secara langsung, Pemkab Cirebon juga tengah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk memberikan bantuan lanjutan kepada masyarakat terdampak, khususnya mereka yang menggantungkan hidup sebagai pekerja di Gunung Kuda.

Menurut data sementara yang telah dihimpun oleh tim relawan dan aparat desa setempat, terdapat sekitar 213 kepala keluarga yang terdampak langsung oleh bencana ini. Mereka merupakan warga Kecamatan Dukupuntang dan sekitarnya yang bekerja di area Gunung Kuda.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Camat yang turun langsung mendata para pekerja. Ada sekitar 213 KK yang mata pencahariannya terdampak. Ini bukan hanya soal bantuan sesaat, tapi juga soal keberlangsungan hidup mereka ke depan,” jelas Jigus.

Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah provinsi akan berupaya memberikan program pendampingan dan pembinaan bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat bencana ini. Menurutnya, jika ke depan kawasan Gunung Kuda akan ditutup atau dialihfungsikan secara permanen, maka perlu ada solusi jangka panjang yang tepat sasaran.

“Kami tidak ingin mereka hanya diberi bantuan sesaat. Kalau memang nanti Gunung Kuda ini tidak lagi bisa digunakan seperti dulu, maka warga harus kita dampingi agar bisa beralih profesi atau mendapat penghidupan yang layak dari sektor lain,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jigus juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh unsur masyarakat, relawan, dan aparat gabungan dari berbagai instansi yang telah turut serta dalam proses evakuasi dan penanggulangan bencana. Menurutnya, semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi masa-masa sulit seperti ini.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut bergerak cepat membantu. TNI, Polri, BPBD, relawan, dan tentu saja masyarakat sekitar yang langsung memberikan pertolongan sejak awal terjadinya bencana,” ujar Jigus .**(Wahyu/divi).

Pasang Iklan di Divi Pro Media