Bajir Rendam 673 KK di Kota Tangerang Selatan
Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaannya akan potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir dan tanah longsor, meskipun sedang berada pada periode kemarau. Jika terjadi hujan lebat lebih dari satu jam, warga diimbau untuk evakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), telah dikeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kota Tangerang Selatan pada Minggu (7/7).
TONTON JUGA
Selain itu, dalam sepekan ke depan, diperkirakan masih ada potensi peningkatan curah hujan yang signifikan di beberapa wilayah Indonesia.
Fenomena ini disebabkan oleh dinamika atmosfer skala regional dan global yang cukup signifikan, termasuk aktivitas fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Rossby Equatorial di sebagian besar wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua.
Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena cuaca tersebut diperkirakan akan menyebabkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat/angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia pada tanggal 5 – 11 Juli 2024. Wilayah yang dimaksud mencakup Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua. (DM1)







