Bupati Cirebon Dukung Langkah Menko PM Muhaimin Iskandar Dorong Pesantren Jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat
“Pesantren adalah benteng terakhir rakyat kecil. Di sini, masyarakat miskin bisa mengakses pendidikan dan nilai-nilai kehidupan. Inilah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan,” ujar Cak Imin, sapaan akrabnya.
Cak Imin menyampaikan bahwa pesantren ke depan akan didorong menjadi pusat pelatihan kerja, inkubator kewirausahaan, serta simpul distribusi produk lokal yang memberdayakan masyarakat sekitar.
“Kita ingin pesantren tidak hanya melahirkan santri yang alim, tetapi juga santri yang mandiri secara ekonomi. Santri yang mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, penguatan peran pesantren dalam pembangunan sosial dan ekonomi ini menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, yang menargetkan penyelesaian pada tahun 2026.
“Kami di Kemenko PMK akan terus mengorkestrasikan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat pesantren sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Mari kita bergotong royong menjadikan pesantren sebagai kekuatan pembangunan,” pungkasnya. **(Akbar Arifin/divi)
