Debat Pilgub Jabar 2024 Putaran Kedua Siap Digelar di Cirebon besok : Sabtu 16 November 2024, Angkat Tema “Budaya Inovatif”

Debat Pilgub tahun 2024

Debat Pilgub Jabar 2024

KABUPATEN CIREBON, divipromedia.com – Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat (KPU Jabar) akan menggelar debat putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024 pada Sabtu (16/11/2024) besok di Kabupaten Cirebon.

Acara ini akan berlangsung di salah satu hotel di Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, dengan mengangkat tema “Budaya Inovatif”.

Tema ini dirancang untuk mengeksplorasi tiga isu utama: toleransi agama, lingkungan hidup, dan inovasi, yang diharapkan mampu memberikan pandangan komprehensif tentang visi dan misi para pasangan calon (paslon).

Kepala perangkat daerah yang mewakili Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, turut hadir dalam acara ini.

Beberapa di antaranya adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), serta Kepala Dinas Kesehatan.

Format Baru Debat: Lebih Dinamis dan Interaktif

Komisioner KPU Jabar, Hedi Ardia, menjelaskan adanya sejumlah pembaruan dalam format debat pilgub kali ini.

Salah satunya adalah durasi menjawab pertanyaan yang diperpanjang dari 45 detik menjadi 60 detik.

Selain itu, mekanisme pengajuan pertanyaan kini dilakukan oleh panelis, berbeda dari debat pertama di mana paslon yang saling mengajukan pertanyaan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan paslon dan Forkopimda mengenai perubahan ini. Durasi menjawab pertanyaan ditambah menjadi satu menit, dan kini panelis yang mengajukan pertanyaan,” ujar Hedi saat konferensi pers usai rapat koordinasi di Patra Hotel Cirebon, Rabu (13/11/2024).

Disiarkan Langsung di Televisi

Debat ini akan disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta, memberikan kesempatan bagi masyarakat Jawa Barat untuk menyaksikannya dari rumah.

“Tema debat kali ini adalah budaya inovatif, dengan subtema seperti toleransi agama, lingkungan hidup, dan inovasi. Kami berharap melalui debat ini, masyarakat dapat memperoleh referensi yang lebih jelas dalam memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan,” tambah Hedi.

Dengan format yang lebih dinamis dan topik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, KPU Jabar optimistis debat ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi pemilih, tetapi juga menjadi ajang untuk menilai kompetensi dan visi para kandidat secara lebih mendalam. (DM1)

Pasang Iklan di Divi Pro Media