DLH Kabupaten Cirebon Intensifkan Penanganan Sampah Liar Bersama Komunitas Lokal
DLH Kabupaten Cirebon
KABUPATEN CIREBON, divipromedia.com – Penanganan sampah liar telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon.
Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan, menyatakan bahwa kegiatan bersih-bersih sampah liar kini menjadi agenda rutin yang melibatkan DLH bersama puluhan komunitas lokal.
Iwan menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih tersebut telah berlangsung jauh sebelum gerakan Pandawara yang terkenal dengan kegiatan bersih-bersih di Pantai Baro Gebang.
Menurutnya, DLH dan komunitas-komunitas setempat sudah melaksanakan kegiatan ini di 10 titik berbeda di Kabupaten Cirebon.
“Kegiatan bersih-bersih sampah liar bersama komunitas telah menjangkau 10 titik, dan akan terus dilanjutkan karena sudah menjadi agenda tetap DLH Kabupaten Cirebon,” ungkap Iwan Ridwan Hardiawan pada Senin, (2/9).
Pantai Baro Gebang, yang belakangan menjadi sorotan berkat inisiatif Pandawara, juga termasuk dalam program bersih-bersih yang diusung oleh DLH. Meski Pandawara lebih dulu mengambil inisiatif, Iwan menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh gerakan tersebut.
“Kebetulan Pandawara berinisiatif melaksanakannya lebih dulu, dan kami sangat mendukung. Dengan begitu, kini telah ada 11 titik yang berhasil dibersihkan oleh DLH. Pantai Baro Gebang memang sudah masuk dalam program kami,” tambah Iwan.
Meski begitu, Iwan mengakui bahwa sampah liar masih menjadi masalah serius di Kabupaten Cirebon. Sejumlah titik sampah liar terus muncul, terutama setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kebetulan minggu lalu saya melakukan inspeksi di wilayah timur, dan ternyata masih banyak titik sampah liar. Bahkan di tempat yang sudah dibersihkan, perilaku warga tidak banyak berubah,” ujarnya dengan nada prihatin.
Tindakan pencegahan seperti pemagaran, penanaman pohon, dan pemasangan spanduk larangan membuang sampah sembarangan sering kali tidak membuahkan hasil yang diharapkan.
Iwan mencontohkan kejadian di Gebang, di mana meskipun DLH sudah membersihkan, memasang pagar, menanam pohon, dan memasang spanduk, perilaku warga tetap tidak berubah.
“Di Gebang, kami telah melakukan berbagai upaya, namun spanduk dan pohon hilang, dan sampah justru dibuang di sebelah pagar,” jelasnya.
Meskipun demikian, DLH Kabupaten Cirebon tetap berkomitmen untuk terus membersihkan sampah liar dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
Iwan menegaskan bahwa upaya ini akan terus dilakukan hingga tercipta perubahan perilaku dalam masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. (DM1)
