Kemenko PMK dan Bupati Cirebon Resmi Membuka Temu Inklusi Nasional ke-6
Woro menambahkan bahwa investasi pada kelompok masyarakat yang terpinggirkan bukan hanya wujud keadilan sosial, tetapi juga peluang pembangunan. “Sinergi menjadi kunci untuk mewujudkan komitmen yang tertulis dalam kebijakan agar nyata dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia sekaligus Penanggung Jawab Temu Inklusi Nasional ke-6, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
“Selain memperlihatkan daya tarik kebudayaan lokal, Kabupaten Cirebon juga menampilkan praktik baik dalam pengarusutamaan isu difabel yang bisa dijadikan contoh di daerah lain. Temu Inklusi adalah ruang strategis untuk berbagi praktik baik, gagasan, serta inovasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif,” ujarnya.**(AFIF/Divi)
