Kericuhan Suporter di Stadion Si Jalak Harupat: Polisi Belum Ambil Tindakan

Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jabar, menjelaskan bahwa hingga kini belum ada langkah hukum terhadap bobotoh yang melakukan tindakan anarkistis. "Kami sayangkan kejadian ini, namun perlu dicatat bahwa tidak ada laporan polisi terkait insiden tersebut," katanya pada Selasa (24/9/2024)/Divipromedia.com

Kombes Jules mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusivitas selama Liga 1 Indonesia 2024-2025. TNI dan Polri akan terus bekerja sama untuk mengamankan pertandingan di Jawa Barat, dengan harapan seluruh suporter berkontribusi dalam menjaga situasi.

Sementara itu, Dirigen Viking Persib Club (VPC), Yana Umar, menilai insiden tersebut disebabkan oleh kurangnya pengamanan. “Penjagaan tidak seketat sebelumnya, terutama untuk laga Persib-Persija yang rawan,” ungkap Yana.

Ia menambahkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh dugaan intimidasi yang dilakukan oleh oknum dan adanya pelecehan terhadap bobotoh wanita.

Yana berharap masalah ini segera ditangani melalui pertemuan antara PT Persib Bandung Bermartabat, pihak keamanan, dan bobotoh untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang, ujarnya. (DM1)

Pasang Iklan di Divi Pro Media

Comments are closed.