Pegi Setiawan : Kesaksian Aep Meberikan Keterangan Palsu

Pegi Setiawan

Aep Meberikan Keterangan Palsu

Divipromedia.com, KABUPATEN CIREBON – Pegi Setiawan korban salah tanggap pihak berwajib, di duga mejadi otak pembunuhan Vina dan Eky Cirebon pada tahun 2016 silam.

Dugaan tersebut berawal dari kesaksian Aep menjadi saksi kunci untuk penangkapan Pegi Setiawan.

Menurut, Pegi Setiawan sebut Aep, saksi yang memberikan keterangan tidak benar atau palsu. “Pertama sangat disayangkan sih, kesaksian Aep benar-benar tidak bermoral, kesaksiannya palsu banget, secara dia kan mengatakan bahwa saya melihat, di kejadian itu ada saya, nah itu logikanya dimana, orang saya lagi kerja di Bandung,” ungkap pegi, Kamis (11/7).

BACA JUGA

“Saya punya saksi di Bandung itu banyak loh, sama teman-teman, keluarga, bahkan pemilik rumah ada,”tutur, Pegi.

Ia pun menegaskan, dirinya tidak pernah mengenal sosok Aep terlebih apa motifnya menyebut dirinya sebagai pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Vina.

“Sama sekali tidak pernah kenal, tidak pernah kenal sama sekali,”. “Saya justru kaget, ini Aep itu siapa?”, tegas Pegi.

Dalam keterangannya, Pegi mengaku hanya mengenal Sudirman, satu dari sejumlah terpidana dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina.

Menurut Pegi, perkenalannya dengan Sudirman terjadi karena pernah sama-sama satu sekolah dasar (SD).

“Yang saya mengenal Cuma Sudirman, saya tahu orangnya tapi cuma sepintas, Sudirman pun dulu karena saya pernah sekolah bareng, tetapi tidak sama sekali main bareng-bareng, hanya sepintas saja,” jelas Pegi.

Di lanjutkan Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Sugiyanti mengatakan, terkait saksi Aep, pihaknya berencana akan melaporkannya. Sebab, Aep telah memberi keterangan palsu yang merugikan kliennya, ujarnya.

Kami tim kuasa hukum sepakat untuk membuat laporan terhadap Aep karena memberikan keterangan palsu, karena kasian juga 5 narapidana itu kan karena kesaksian Aep juga, jadi kita mungkin akan mengajukan laporan untuk Aep,” kata Sugiyanti.

TONTON JUGA

Namun Sugianti menambahkan, kliennya tidak pernah ada komunikasi dengan Sudirman setelah lulus dari sekolah dasar.

“Itu cuma teman SD waktu kelas 1 dan Sudirman pun tidak naik 4 tahun, jadi sudah tidak ada komunikasi lagi sejak SD dengan Pegi,” pungkas, Sugianti. (DM1)

Pasang Iklan di Divi Pro Media