Pemkab Cirebon Pulangkan 25 Warga Yang Terlantar Di Subang Akibat Penipuan Lowongan Kerja
Beruntung, dalam perjalanan mereka dibantu oleh warga setempat yang kemudian mengarahkan mereka ke Dinas Sosial Kabupaten Subang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. Hilmy Riva’i, M.Si., menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, biasanya penanganan korban penipuan kerja dilakukan terhadap warga di luar negeri, namun kali ini terjadi di dalam negeri dan melibatkan warga lokal.
“Ini sangat memilukan. Korban dijanjikan pekerjaan oleh seseorang WNA, diminta 30 orang, dikurangi menjadi 25, dan ternyata hanya tiga orang yang benar-benar diterima. Karena solidaritas terhadap teman-temannya, ketiganya pun memutuskan mundur, sehingga seluruhnya akhirnya ditelantarkan,” jelas Hilmy.
Dinas Sosial Kabupaten Cirebon langsung merespons laporan dari Dinsos Subang yang diterima pada pukul 07.36 WIB, mengenai keberadaan 25 warga asal Cirebon. Dengan koordinasi cepat, Dinsos Cirebon mengerahkan empat unit mobil dan delapan petugas gabungan untuk menjemput para korban setelah melakukan verifikasi identitas melalui aplikasi WhatsApp.
“Tim kami tiba di Subang sekitar pukul 10.38 WIB dan langsung melakukan briefing bersama petugas Dinsos Subang. Proses evakuasi berjalan lancar, dan sekitar pukul 13.30 WIB para korban sudah sampai di Kantor Dinsos Kabupaten Cirebon,” ungkap Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, S.Sos., M.Si.
