Pemkot Cirebon Respon Keluhan Masyarakat Dampak Polusi Batu Bara

Aktivitas batu bara di pelabuhan Cirebon. (dok.way)/Divipromedia.com

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa Pemkot Cirebon telah melakukan langkah-langkah konkret dengan mengirimkan surat resmi kepada Pelindo dan KSOP Cirebon untuk segera menutup stockpile batu bara yang ada di kawasan pelabuhan.

Sebelumnya, warga RW 01 Pesisir Selatan, Kelurahan Panjunan, telah menggelar aksi demonstrasi di depan pintu masuk Pelabuhan Cirebon. Mereka mengeluhkan dampak negatif dari stockpile batu bara terhadap kesehatan, terutama akibat debu yang mengotori rumah-rumah warga.

Koordinator aksi, M Jamal, menyatakan bahwa demonstrasi ini merupakan aksi lanjutan dari protes sebelumnya dengan tuntutan yang sama, yaitu penutupan stockpile batu bara.

“Ini adalah demo lanjutan. Kami sebelumnya sudah melakukan aksi dengan tuntutan yang sama, yaitu agar stockpile batu bara ditutup,” ujar Jamal Rabu (28/8/2024).

Seorang warga lainnya, Rasih, yang turut serta dalam demonstrasi tersebut, mengungkapkan bahwa debu dari stockpile batu bara telah menyebabkan masalah kesehatan di kalangan warga, termasuk anak-anak.

“Debu batu bara di rumah saya sangat banyak, sampai lantai dan kaki jadi hitam. Anak-anak juga sering batuk akibat debu ini,” keluh Rasih. (DM1)

Pasang Iklan di Divi Pro Media