URL Berhasil Disalin
Polri Berikan Sertifikat Audit Sistem Manajemen Pengamanan kepada 15 Objek Vital Nasional
Irjen Ritonga juga menekankan bahwa pencapaian sertifikasi ini merupakan langkah penting yang patut diapresiasi. Meskipun sistem manajemen pengamanan ini baru diterapkan pada 2019, kelima belas objek vital nasional ini telah berhasil menyesuaikan diri dengan cepat terhadap standar pengamanan terbaru yang diusung oleh Polri.
Berikut adalah daftar 15 objek vital nasional yang menerima sertifikat:
- PT Petrochina International Jabung Ltd.
- PT Pertamina Hulu Mahakam, Zona 8 Regional 3 Kalimantan.
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk-Station Gas Bojonegara.
- PT LRT Jakarta.
- DCC dan Server SCADA-PT PLN (Persero) UP2D Banten-UID Banten.
- DCC dan Server SCADA-PT PLN (Persero) UP2D Jakarta-UID Jakarta Raya.
- PT Pupuk Kaltim, Bontang.
- PT PLN (Persero) UIP2B Jamali Jawa Control Center (JCC).
- PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra.
- GITET dan GI Gandul-PT PLN (Persero) UIT Jawa Bagian Barat.
- PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum).
- PT Hutama Karya (Persero) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Cabang Tol Akses Tanjung Priok.
- PT PGE Tbk Area Kamojang.
- PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Tanjung Enim.
- PT Pertamina Port and Logistik (PPL) Shorebase Tanjung Batu (PTSB).
Dengan sertifikasi ini, Polri berharap agar pengamanan objek vital nasional terus ditingkatkan untuk menjaga kelangsungan hidup masyarakat serta stabilitas perekonomian negara.***
Halaman
Pasang Iklan di Divi Pro Media
