Presiden RI, Intruksikan BPKP Audit Tata Kelola PDN Usai di Retas

Presiden RI, Intruksikan BPKP Audit Tata Kelola PDN Usai di Retas

Audit Tata Kelola yang di Intruksikan Oleh Presiden RI

Divipromedia.com, JAKARTA – Pusat Data Nasional (PDN) di retas, orang nomor satu di Indonesia Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit tata kelola.

“Nanti kita akan mengaudit, disuruh audit tata kelolaPDN,” kata Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh usai mengikuti rapat internal terbatas bersama Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu, (30/6).

BACA JUGA

Menurut Yusuf sebagai tindak lanjut, BPKP akan mendalami tata kelola dan finansial PDN. Sebab menurutnya, audit diperlukan untuk mengetahui potensi kesalahan tata kelola dan dampak dari kebocoran data PDN.

belum bisa mengkonfirmasi berapa lembaga yang terdampak. Namun ia menyebutkan selama ini PDN belum pernah diaudit. Di sisi lain, Yusuf tidak menjelaskan lebih lanjut kapan target audit selesai. Secepatnya. The sooner, the better. Ikan sepat, ikan gabus,” ujar Yusuf.

Sebelumnya, PDN lumpuh karena diserang peretas. Peretasan terjadi sejak 20 Juni lalu. Pusat data yang berlokasi di Surabaya itu diserang dengan modus ransomware.

Pemerintah belum bisa sepenuhnya memulihkan PDN. Peretas pun meminta tebusan hingga Rp131 miliar.

TONTON JUGA

Ditempat terpisah, Anggota Komisi I Mayjen Purn TB Hasanuddin mengkritik BSSN yang dinilai abai hingga terjadi peretasan PDN unjarnya.

Hasanuddin menganggap itu sebagai kebodohan nasional. Sebab, peretasan dan kebocoran data sering terjadi selama bertahun-tahun, punkasnya. (DM1)

Pasang Iklan di Divi Pro Media