Pria Inisial K Alias O Akui Aniaya Korban di Festival Skuter Bogor, Polisi Amankan Barang Bukti
Festival Skuter Bogor
BOGOR, divipromedia.com – Seorang pria berinisial K alias O mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap Faisal alias Icang dalam sebuah insiden kekerasan yang terjadi saat festival skuter di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
Dalam pengakuannya, K mengaku mencolok mata korban, menyebabkan luka serius pada Faisal.
“Dia mengakui mencolok mata korban, memasukkan tangannya ke mata korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara, Sabtu (21/9/2024).
Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku saat penganiayaan berlangsung. Barang-barang tersebut termasuk topi, baju, dan celana yang dikenakan K pada saat kejadian.
“Barang bukti yang kami amankan berupa topi, baju, dan celana yang digunakan pelaku saat kejadian,” tambah Teguh.
Sebelumnya, polisi telah memeriksa K secara intensif terkait insiden tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, K kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP yang mengatur tentang penganiayaan berat.
“Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Teguh.
Teguh juga menjelaskan bahwa K sempat berdalih tidak melakukan penganiayaan sendirian, meskipun hingga saat ini ia belum menyebutkan nama-nama lain yang terlibat. Polisi terus mendalami motif dan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.
“Tersangka berdalih tidak sendirian, namun belum menyebutkan siapa saja yang terlibat. Saat ini, ia dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” jelas Teguh.
Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada sebuah festival skuter yang digelar di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Insiden tersebut mengejutkan para peserta acara, mengingat pertemuan yang seharusnya diisi dengan kegembiraan berubah menjadi insiden kekerasan.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan adanya keterlibatan pelaku lain serta motif yang lebih jelas di balik tindakan penganiayaan ini. (DM1)
