PWI Jawa Barat Kutuk Keras Pengeroyokan Wartawan di Bogor, Desak Polisi Usut Tuntas
PWI Jawa Barat
BANDUNG, divipromedia.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat, Hilman Hidayat, mengecam keras tindakan pengeroyokan yang menimpa Zarkasi, seorang wartawan anggota PWI Kabupaten Bogor, yang terjadi tidak jauh dari Sekretariat PWI Kabupaten Bogor di Gedung Graha Wartawan, Cibinong. Kejadian ini mengundang keprihatinan mendalam dari para jurnalis dan masyarakat.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Jumat, (11/10) lalu. Zarkasi, yang merupakan wartawan ziber24jam.com dan tercatat sebagai anggota PWI Kabupaten Bogor, menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pelaku yang kabur usai melakukan aksi pengecut tersebut.
“Kami sangat prihatin dan mengutuk keras perbuatan pengecut ini. Tindakan semacam ini tidak bisa dibiarkan, apalagi terhadap wartawan yang bertugas untuk kepentingan publik,” tegas Hilman. Ia juga mendesak aparat kepolisian di Bogor untuk segera menangkap para pelaku dan mengungkap latar belakang kasus ini, ujar Ketua PWI Jawa Barat, Hilman dalam keterangannya, Kamis, (17/10)
Hilman menegaskan bahwa kekerasan terhadap wartawan adalah tindakan biadab yang tidak bisa ditoleransi. “Wartawan dilindungi oleh Undang-Undang No. 40 Tahun 1999. Mereka bekerja untuk kepentingan masyarakat. Bahkan di medan konflik, wartawan harus dilindungi,” lanjutnya.
Kronologi Pengeroyokan
Pengeroyokan ini diduga melibatkan lima pelaku. Insiden bermula saat Zarkasi sedang mengendarai mobil dari arah lampu merah PDAM Kabupaten Bogor menuju Kantor PWI. Di tengah perjalanan, mobilnya dipepet oleh dua motor yang memaksa Zarkasi berhenti. Ketika Zarkasi hendak belok kiri ke arah Kantor PWI, para pelaku menghadangnya.
Salah satu pengendara motor terjatuh, dan kelompok tersebut memaksa Zarkasi untuk membawa pengendara yang jatuh ke dalam mobil. Merasa terancam karena hanya seorang diri, Zarkasi mencoba melarikan diri ke Kantor PWI untuk mencari perlindungan. Namun, para pelaku mengejarnya hingga ke halaman kantor dan memaksa Zarkasi kembali masuk ke mobil mereka.

Sebelum kejadian pengeroyokan ini, Zarkasi juga sempat menerima ancaman. Kasus ini pun langsung dilaporkan ke Polres Bogor oleh Zarkasi bersama beberapa rekan wartawan lainnya.
Insiden pengeroyokan ini diduga merupakan kelanjutan dari serangkaian serangan sebelumnya. Sebelumnya, Kantor PWI Kabupaten Bogor juga mengalami serangan berupa pelemparan batu oleh orang tak dikenal, yang menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian gedung.
Hilman, dalam pernyataannya, kembali menegaskan desakannya kepada jajaran Kepolisian Bogor untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku. “Kami meminta agar pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” tegasnya. (DM1)
