Suhajar Diantoro : Berikan Ceramah Inspiratif pada Pelatihan Kepemimpinan
Ceramah Inspiratif pada Pelatihan Kepemimpinan
Divipromedia.com, BANDUNG – Dalam rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III dan IV, Suhajar Diantoro, Tenaga Ahli Menteri Dalam Negeri sekaligus Wakil Rektor Bidang Hukum, Kerja Sama, dan Kepegawaian Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), memberikan ceramah inspiratif kepada para peserta.
Acara tersebut diselenggarakan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Regional Bandung yang merupakan bagian dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
BACA JUGA
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala PPSDM Regional Bandung, Indra Maulana Syamsul Arief, yang juga bertindak sebagai moderator, serta para pejabat manajerial dan non-manajerial lingkup PPSDM Regional Bandung – BPSDM Kemendagri.
Menurut, Suhajar Diantoro menekankan pentingnya peran kepemimpinan dalam perjalanan karier seorang pejabat pemerintahan.
Ia menyatakan bahwa fungsi utama seorang pemimpin adalah mengelola kewenangan untuk melayani, mengambil keputusan, dan mempertanggungjawabkannya. “Seorang pemimpin harus siap bertanggung jawab, bahkan atas kesalahan stafnya,” tegas Suhajar, selasa (30/7).
Suhajar juga menyoroti tugas-tugas penting seorang pemimpin, yaitu mendidik, menjadi teladan, dan mencegah terjadinya hal-hal buruk.
Ia mengajak para peserta untuk menghimpun kelebihan-kelebihan pada staf mereka dan menjadikannya kekuatan bersama untuk mencapai tujuan organisasi.
“Kualitas kepemimpinan ditentukan oleh kemampuan membagi tugas secara adil, mendelegasikan kewenangan, dan mengambil keputusan dengan tepat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Suhajar menyampaikan bahwa kemajuan suatu negara sangat bergantung pada efektivitas organisasi sektor publik yang dikenal sebagai Good Governance, di mana daerah-daerah akan didukung oleh dua tangan, yaitu dinas yang melayani masyarakat dan badan yang melayani organisasi pemerintah daerah.
“Ujung pembangunan adalah masyarakat sejahtera, sedangkan ujung pemberdayaan adalah masyarakat mandiri,” jelasnya.
Suhajar menjelaskan empat fungsi pemerintahan yang esensial, yaitu pelayanan, pembangunan, pemberdayaan, dan pengaturan.
TONTON JUGA
Ia mengajak para peserta untuk berkomitmen dalam memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, pintar, murah, mudah, dan lebih baik. “Kita menuju visi Indonesia Emas 2045 dengan memperkuat sektor publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Acara ini menjadi momen penting bagi para peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator untuk mendapatkan wawasan dan inspirasi langsung dari seorang pemimpin yang berpengalaman.
Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang didapat, diharapkan mereka mampu menjadi pemimpin yang handal dan berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik demi mencapai visi Indonesia Emas 2045. (DM1)
