News

Tercatat Ribuan Warga Cirebon Terjangkit TBC, Dinkes Genjot Program Pencegahan dan Pengobatan

CIREBON, (divipromedia.com). — Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon merilis data terbaru terkait perkembangan penyakit tuberkulosis (TBC).

Hingga minggu ke-36 atau per 5 September 2025, tercatat sebanyak 5.775 warga Cirebon positif mengidap TBC.

Jumlah ini diperkirakan baru sekitar 56 persen dari estimasi total penderita yang mencapai 10.327 orang di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.

Ketua Tim Kerja P2PM Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Subhan, menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan secara ketat. “Per 5 September 2025 kami mengidentifikasi 5.775 kasus TBC. Angka ini terus kami pantau dengan rutin,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (18/9/2025).

Tren Menurun Dibanding 2024

Dinkes mencatat adanya penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun 2024. Saat itu, jumlah penderita mencapai 9.953 orang, atau hampir 96 persen dari estimasi total 10.346 kasus.

Penurunan ini disebut sebagai bukti bahwa program pencegahan dan pengobatan yang dijalankan pemerintah daerah mulai membuahkan hasil positif.

Meski demikian, Subhan mengingatkan bahwa TBC masih menjadi ancaman serius karena sifatnya yang menular lewat udara. “Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia maupun status sosial. Ini tetap menjadi pekerjaan rumah besar yang memerlukan langkah cepat dan berkesinambungan,” tegasnya.

Strategi Penekanan Kasus

Untuk menekan angka penularan, Dinas Kesehatan menggelar berbagai program, di antaranya:

Pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas dan layanan kesehatan desa.

Investigasi kontak erat bagi keluarga pasien positif.

Skrining massal di wilayah dengan risiko tinggi agar kasus bisa dideteksi lebih dini.

Selain itu, Dinkes memperkuat kerja sama lintas sektor, mulai dari fasilitas kesehatan swasta, rumah sakit rujukan, hingga organisasi masyarakat.

Exit mobile version