Trump ultimatum Iran “10 strategi di luncurkan”,

Trump ultimatum Iran “10 strategi di luncurkan”,

JAKARTA, (divipromedia) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memperingatkan Iran dengan nada keras di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah. Trump menyatakan bahwa militer AS siap melancarkan serangan balasan yang jauh lebih masif terhadap Teheran.

Ancaman tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social, seperti dilaporkan AFP pada Sabtu (7/3/2026).

Dalam unggahannya, Trump menegaskan bahwa Iran akan menerima serangan yang sangat keras. Ia bahkan mengisyaratkan kemungkinan perluasan target militer AS yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar sasaran.
“Hari ini Iran akan dipukul sangat keras!” tulis Trump dalam unggahannya.

Trump juga menyebut Washington kini mempertimbangkan langkah ekstrem untuk menghancurkan aset-aset vital Iran sebagai respons atas apa yang ia sebut sebagai perilaku agresif Teheran.

“Di bawah pertimbangan serius untuk kehancuran total dan kematian pasti, karena perilaku buruk Iran, adalah wilayah dan kelompok orang yang tidak dipertimbangkan untuk dijadikan target sampai saat ini,” tambahnya.

Di tengah ancaman tersebut, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah terus berkembang dengan sejumlah peristiwa penting dalam 24 jam terakhir.

Perkembangan Terbaru Konflik Timur Tengah :

  1. Ancaman Serangan Lebih Besar dari AS
    Pernyataan Trump menandakan kemungkinan perubahan strategi militer AS terhadap Iran. Washington kini disebut mempertimbangkan serangan yang lebih luas, termasuk terhadap target-target baru yang sebelumnya tidak menjadi sasaran operasi militer.
  2. Sirene Serangan Udara di Yerusalem
    Situasi di Israel juga semakin tegang. Sirene serangan udara kembali meraung di Yerusalem pada Sabtu. Jurnalis AFP melaporkan sedikitnya tiga ledakan terdengar di kota tersebut. Dalam 24 jam terakhir, setidaknya enam peringatan serangan udara telah dikeluarkan di berbagai wilayah Israel.
  3. Israel Kerahkan 80 Jet Tempur Serang Iran
    Militer Israel melancarkan gelombang serangan udara baru ke wilayah Iran, termasuk Teheran dan Isfahan. Operasi tersebut melibatkan sekitar 80 jet tempur.

Israel mengklaim serangan tersebut menghantam fasilitas akademi Garda Revolusi Iran yang digunakan sebagai aset darurat militer. Pejabat Provinsi Isfahan melaporkan sedikitnya delapan orang tewas akibat serangan gabungan Israel dan AS tersebut.

  1. Bandara Dubai Sempat Lumpuh
    Bandara Internasional Dubai, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia untuk penerbangan internasional, sempat menghentikan operasinya pada Sabtu.
    Penangguhan sementara itu terjadi setelah sistem pertahanan udara melakukan intersepsi terhadap serangan yang diduga berasal dari Iran. Operasional bandara kemudian dibuka kembali secara terbatas.
  2. Liga Arab Gelar Rapat Darurat
    Merespons eskalasi konflik, para menteri luar negeri negara anggota Liga Arab dijadwalkan menggelar rapat darurat melalui konferensi video pada Minggu.

Pertemuan tersebut diusulkan oleh Kuwait, Arab Saudi, Qatar, Oman, Yordania, dan Mesir untuk membahas dampak serangan Iran di kawasan Timur Tengah.

  1. Arab Saudi Peringatkan Iran
    Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, memperingatkan Iran agar menghindari “salah perhitungan” yang dapat memperluas konflik.

Kementerian Pertahanan Saudi menyatakan sistem pertahanan mereka telah beberapa kali menggagalkan peluncuran rudal yang mengarah ke pangkalan udara yang menampung personel militer AS serta serangan drone ke ladang minyak strategis.

  1. Tanker Minyak Diserang di Teluk
    Garda Revolusi Iran mengonfirmasi telah menyerang sebuah kapal tanker minyak bernama Prima di Teluk menggunakan drone peledak.

Menurut Iran, kapal tersebut tetap melintas meski telah diperingatkan mengenai larangan lalu lintas di kawasan Selat Hormuz yang kini menjadi titik panas konflik.

  1. AS Kirim 12.000 Selongsong Bom ke Israel
    Di tengah perang yang terus memanas, Departemen Luar Negeri AS juga menyetujui penjualan darurat 12.000 selongsong bom ke Israel.

Bantuan militer ini disebut bertujuan memperkuat kemampuan Israel menghadapi ancaman keamanan regional saat ini maupun di masa depan.

  1. Dampak Global Mulai Terasa
    Dampak konflik mulai terasa secara global. Di Bangladesh, protes massa pecah di sejumlah kota akibat lonjakan harga energi dan terganggunya rantai pasok internasional yang dipicu ketegangan di Selat Hormuz.
  2. Iran Tegaskan Tidak Akan Menyerah
    Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan negaranya tidak akan menyerah kepada tekanan Israel maupun Amerika Serikat.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga atas dampak serangan Iran, namun menegaskan Teheran tidak akan menyerang negara lain kecuali jika serangan terhadap Iran berasal dari wilayah mereka.**Redaksi

Pasang Iklan di Divi Pro Media