Banyak Konsultan Dituding Hambat Perizinan, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Lambannya Dokumen Investasi

DPRD Kabupaten Cirebon

CIREBON, (divipromedia.com). — Proses investasi di Kabupaten Cirebon kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon, Berry Kusuma Drajat, meluapkan kekecewaannya setelah menerima sejumlah keluhan dari para pengusaha terkait lambannya proses perizinan. Ironisnya, hambatan tersebut justru disebut berasal dari konsultan perizinan, bukan dari instansi pemerintah.

Berry mengungkapkan, setelah pihaknya melakukan kajian dan assessment di lapangan, teridentifikasi bahwa banyak konsultan perizinan tidak sigap dalam menyiapkan dokumen syarat investasi. Kondisi ini membuat investor merasa tidak nyaman, bahkan sebagian mengaku hampir mengalihkan rencana investasinya ke daerah lain.

“Kendalanya berasal dari konsultan perizinan yang kerjanya lelet. Ini yang bikin investor tidak nyaman berinvestasi di Kabupaten Cirebon,” tegas Berry, Rabu (10/12/2025).

Menurut Berry, sejumlah dokumen teknis seperti IPR, amdal, rekomendasi Amdal Lalin, dokumen lingkungan, Pertek hingga PBG, kerap diselesaikan dengan sangat lambat oleh konsultan. Bahkan, ada kasus pengurusan dokumen yang tak kunjung selesai hingga bertahun-tahun.

Padahal, kata Berry, perangkat daerah hanya tinggal meng-ACC dokumen yang disiapkan konsultan. Jika berkas lengkap, dinas tidak memiliki alasan untuk menunda.

“Setelah kita pelajari, dinas tidak mempersulit. Masalahnya justru di konsultan perizinan yang memperlambat proses kelengkapan dokumen,” ujarnya.

Pasang Iklan di Divi Pro Media