Swedia Kekurangan Sampah, Impor 1,3 Juta Ton Beberapa Tetangga Negara
Setiap tahun, energi tersebut mampu memanaskan 800 ribu rumah dan menyediakan listrik bagi 250 ribu rumah tangga di Swedia.
Tidak hanya menjaga pasokan energi bersih, kebijakan ini juga membawa manfaat besar bagi lingkungan.
Dengan hampir tidak ada sampah rumah tangga yang berakhir di TPA, Swedia berhasil menekan polusi tanah, mengurangi emisi gas rumah kaca, sekaligus membuka lapangan kerja baru. Dari sisi ekonomi, praktik ini menyumbang pemasukan hingga miliaran euro setiap tahunnya.
Fenomena Swedia menjadi pesan penting bagi dunia, bahwa sampah bukanlah masalah, melainkan sumber daya strategis. Model pengelolaan ini bahkan mulai dilirik banyak negara lain, termasuk Indonesia, yang masih menghadapi tantangan serius dalam penanganan limbah perkotaan.
Melalui komitmen pemerintah, dukungan masyarakat, dan penerapan teknologi hijau, Swedia membuktikan bahwa impor sampah bukan sekadar solusi darurat, melainkan strategi berkelanjutan untuk mewujudkan ekonomi sirkular dan masa depan energi bersih. **(Tim Redaksi)
