Revitalisasi SMPN 1 Kaliwedi: Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kabupaten Cirebon

Kondisi SMPN 1 Kaliwedi, sedang di lakukan rehabilitasi sekolah yang alokasi anggaran bersumber dari APBN Tahun 2025. (dok.Afif Setiawan)

CIREBON, (divipromedia.com) — Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia.

Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui program Revitalisasi Sekolah Tahun Anggaran 2025 yang menyasar sekolah-sekolah dengan kondisi bangunan tidak layak dan memerlukan perbaikan mendesak.

Di Kabupaten Cirebon, SMP Negeri 1 Kaliwedi menjadi salah satu lembaga pendidikan yang mendapat perhatian khusus melalui program ini.

Sekolah yang terletak di Kecamatan Kaliwedi tersebut menerima bantuan anggaran revitalisasi sebesar Rp1,1 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dana ini digunakan untuk merehabilitasi enam ruang kelas, ruang OSIS, perpustakaan, laboratorium IPA, serta dua unit jamban atau WC sekolah.

Kepala SMPN 1 Kaliwedi, Basir, menjelaskan bahwa bantuan ini datang di waktu yang tepat. Pasalnya, kondisi beberapa ruang belajar sebelumnya sudah cukup memprihatinkan. Banyak atap yang mengalami kebocoran setiap kali hujan tiba, sementara material kayu penyangga di bagian atap sudah mulai lapuk dan keropos akibat usia bangunan yang cukup lama.

“Kondisi ini sempat membuat kami khawatir, terutama saat musim hujan. Kami takut ada bagian atap yang ambruk dan membahayakan keselamatan siswa maupun guru. Alhamdulillah, dengan adanya program revitalisasi ini, rasa khawatir itu kini mulai teratasi,” ujar Basir saat ditemui di sekolah, Sabtu (25/10/2025).

Menurutnya, proses rehabilitasi dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kenyamanan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Basir menambahkan, pihak sekolah bersama panitia pembangunan berkomitmen untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan agar sesuai dengan standar keamanan dan kenyamanan ruang belajar yang ditetapkan pemerintah.

“Kami tidak hanya ingin bangunan terlihat baru, tetapi juga benar-benar kuat dan layak digunakan dalam jangka panjang. Karena itu, kami turut mengawasi proses pengerjaan bersama tim teknis agar hasilnya maksimal,” jelasnya.

Basir juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

Ia menilai perhatian yang diberikan pemerintah terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon merupakan bentuk nyata dari keseriusan dalam membangun generasi yang cerdas dan berdaya saing.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon yang terus memberikan perhatian luar biasa terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Harapan kami, setelah revitalisasi ini selesai, SMPN 1 Kaliwedi dapat menghadirkan suasana belajar yang lebih aman, sehat, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah,” tambahnya.*(Afif Setiawan)

Pasang Iklan di Divi Pro Media