DPRD Kabupaten Cirebon Tegaskan Akan Tindaklanjuti Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Weru
CIREBON, (divipromedia.com) – Kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru di Kabupaten Cirebon terus menjadi sorotan publik.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah tegas dalam menindaklanjuti peristiwa yang mencoreng dunia pendidikan tersebut.
“Aduannya memang sudah saya lihat dan baca di sejumlah pemberitaan. Intinya, kami (DPRD Kabupaten Cirebon) akan menindaklanjuti hal tersebut,” tegas Sophi Zulfia saat diwawancarai media, Jumat, (19/9).
Menurutnya, seorang guru memiliki posisi strategis dalam dunia pendidikan. Sosok pendidik seharusnya menjadi panutan dan teladan bagi para siswa, bukan justru menghadirkan ancaman yang meresahkan.
“Guru itu harus menjadi teladan. Mereka juga berperan layaknya orang tua bagi peserta didik di sekolah masing-masing. Karena itu, jika benar dugaan ini terjadi, tentu sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Sophi menambahkan, kasus semacam ini tidak hanya berpotensi menimbulkan trauma psikologis pada anak-anak, tetapi juga meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.
Ia menegaskan DPRD bersama Komisi IV akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur.
“Kalau memang ada hal seperti ini, kami sangat prihatin. DPRD akan menindaklanjuti dengan serius bersama Komisi IV dan pemerintah daerah. Kami tidak ingin kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan tercoreng karena ulah segelintir oknum,” tandasnya. **(Soleh/divi)
